Jayapura, 24 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan mutu dan akuntabilitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh wilayah Papua, Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Papua menggelar Sosialisasi Akreditasi PAUD Tahun 2025 secara daring melalui platform Zoom.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses akreditasi untuk 291 satuan PAUD yang telah terdata dalam kuota visitasi tahun 2025.
Sosialisasi dibuka secara resmi pukul 09.00 WIT oleh PIC kegiatan, Riadi, S.T., M.Pd yang menyampaikan laporan teknis pelaksanaan. Ia menegaskan pentingnya menyatukan persepsi dan memastikan kesiapan semua unsur dalam proses akreditasi, terutama dalam penggunaan instrumen PAUD.
Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Ketua BAN-PDM Provinsi Papua, Ibu Siti Amanah, S.E., M.Si, yang dalam sambutannya menekankan kolaborasi semua pihak sebagai kunci sukses pelaksanaan akreditasi, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang ada di Papua.
Sesi pertama menghadirkan dua narasumber utama:
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, yang menyampaikan bentuk dukungan teknis, anggaran, dan pendampingan terhadap satuan PAUD di wilayah masing-masing.
Perwakilan Kanwil/Kantor Kementerian Agama (Kemenag), yang menjelaskan peran strategis Kemenag dalam mendampingi satuan PAUD berbasis keagamaan, termasuk sinkronisasi data EMIS dan koordinasi lapangan.
Sesi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi karena peserta memperoleh gambaran konkret tentang dukungan kelembagaan dalam pelaksanaan akreditasi.
Materi disampaikan oleh para anggota BAN-PDM Provinsi Papua di masing-masing kelas. Pemaparan mencakup:
Prinsip dasar akreditasi berbasis mutu dan dampak
Perubahan indikator dan tata cara pengisian instrumen
Langkah-langkah praktis dalam tahapan asesmen
Operator Dapodik dan EMIS memandu peserta untuk memastikan kelengkapan dan akurasi data, karena sistem Sispena akan secara otomatis menarik data dari basis data Dapodik/EMIS.
Ditekankan bahwa data yang tidak sinkron akan menghambat proses visitasi.
Peserta dibimbing melakukan pengecekan data real-time serta tips menyelesaikan permasalahan teknis umum.
Sesi praktik penggunaan Aplikasi Sispena dipandu langsung oleh tim IT dan sekretariat, di mana peserta mencoba login, mengisi instrumen akreditasi secara daring, dan mengunggah dokumen digital. Beberapa satuan yang belum familiar mendapatkan bimbingan khusus via breakout room.
Setelah sesi pleno, peserta diarahkan ke 5 breakout room kelas yang dibagi berdasarkan wilayah binaan anggota BAN-PDM. Tiap kelas dibimbing oleh anggota dan sekretariat yang telah ditunjuk:

Setiap kelas menjalankan sesi diskusi dan simulasi teknis secara lebih terfokus, sesuai dengan konteks daerah masing-masing.
Menjelang sore hari, seluruh peserta kembali ke ruang utama Zoom untuk sesi penutupan. PIC Riadi, S.T., M.Pd menyampaikan laporan akhir dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk tim narasumber, panitia, dan peserta dari berbagai daerah.
Acara ditutup secara resmi oleh Ketua BAN-PDM Papua, Ibu Siti Amanah, yang menyampaikan pesan agar seluruh satuan dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kesiapan menghadapi akreditasi dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi.
Momen kebersamaan ditutup dengan foto bersama secara virtual yang difasilitasi oleh Tim IT, menjadi dokumentasi penuh makna dari upaya bersama membangun mutu PAUD di Papua.
Seluruh materi dan dokumentasi kegiatan akan dibagikan melalui grup koordinasi WhatsApp masing-masing kelas. Peserta juga diharapkan untuk mulai menyiapkan dokumen akreditasi sesuai dengan pedoman yang diberikan.
BAN-PDM Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mendampingi satuan pendidikan di seluruh wilayah Papua menuju akreditasi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
LIHAT GALERI FOTO KEGIATAN
Share This News