Rapat Program Akreditasi Ke-I yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN-PDM) Provinsi Papua Tahun 2025 bertujuan untuk menyusun strategi, melakukan koordinasi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan program akreditasi satuan PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah (DASMEN) di wilayah Provinsi Papua.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Juli 2025 bertempat di Sekretariat BAN-PDM Provinsi Papua, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk perwakilan dari yayasan penyelenggara pendidikan, instansi pemerintah, serta pengurus BAN-PDM Provinsi Papua.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.00 WIT dengan sesi persiapan pembukaan oleh panitia dan sekretariat BAN-PDM Provinsi Papua. Tepat pukul 09.30 WIT, acara resmi dimulai dengan pembukaan yang mencakup doa bersama serta penyampaian arahan dari Ketua BAN-PDM Provinsi Papua, Ibu Siti Amanah, S.E., M.Si., dan dipandu oleh Sekretaris BAN-PDM Papua, Ibu Veronika U Indiastuti, S.Pd.,M.Pd.
Selanjutnya, pada pukul 09.45 – 10.45 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) Provinsi Papua, yang memaparkan strategi YAPIS dalam menyiapkan sekolah-sekolah yang akan diakreditasi. Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung mengenai praktik-praktik terbaik dari lembaga penyelenggara pendidikan dalam menghadapi proses akreditasi.
Waktu: 09.45 – 10.45 WIT
Pada sesi ini, Ketua YAPIS Provinsi Papua menyampaikan paparan berjudul “Strategi YAPIS dalam Menyiapkan Sekolah yang Akan Diakreditasi”. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan secara komprehensif langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan oleh YAPIS dalam rangka memenuhi standar akreditasi sekolah, khususnya pada jenjang dasar dan menengah.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
Pemetaan Kesiapan Sekolah:
YAPIS melakukan identifikasi dan pemetaan internal terhadap seluruh sekolah di bawah naungan yayasan untuk mengetahui tingkat kesiapan masing-masing dalam menghadapi akreditasi, termasuk melihat aspek administrasi, kurikulum, dan mutu tenaga pendidik.
Pendampingan dan Pembinaan Intensif:
Sekolah-sekolah yang belum memenuhi standar minimum mendapatkan pembinaan khusus melalui kegiatan workshop, pelatihan, dan bimbingan teknis yang melibatkan tenaga ahli dan asesor berpengalaman. Fokus pembinaan terutama pada dokumen administrasi akreditasi, implementasi kurikulum, dan penguatan tata kelola sekolah.
Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah:
YAPIS memfasilitasi pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru dan kepala sekolah dalam bidang supervisi akademik, manajemen berbasis sekolah, serta pengembangan perangkat ajar yang sesuai standar nasional pendidikan.
Digitalisasi Administrasi dan Evaluasi Diri Sekolah (EDS):
Yayasan juga menginisiasi sistem manajemen berbasis digital dalam pengelolaan dokumen akreditasi dan pelaksanaan EDS sebagai upaya menyiapkan sekolah secara efisien dan sistematis.
Kolaborasi dengan BAN-PDM dan Dinas Terkait:
Disampaikan pula pentingnya koordinasi dengan BAN-PDM Provinsi Papua dan dinas pendidikan dalam menjadwalkan kegiatan visitasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil akreditasi.
Dengan strategi tersebut, YAPIS menargetkan seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya dapat meraih minimal peringkat B dalam akreditasi mendatang, serta membangun budaya mutu secara berkelanjutan.
Pada sesi berikutnya, pukul 10.45 – 11.45 WIT, materi disampaikan oleh Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Jayapura, yang membahas tentang strategi Dinas Pendidikan dalam menyiapkan satuan PAUD untuk proses akreditasi. Narasumber menjelaskan pendekatan teknis dan kebijakan yang telah dilakukan, termasuk pendampingan satuan pendidikan dan penguatan manajemen mutu.
Waktu: 10.45 – 11.45 WIT
Dalam sesi berikutnya, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Jayapura menyampaikan materi bertema “Strategi Dinas Pendidikan Kota Jayapura dalam Menyiapkan Satuan PAUD untuk Diakreditasi”. Pemaparan ini fokus pada kebijakan daerah, pendampingan teknis, serta mekanisme peningkatan mutu yang diterapkan secara sistemik di wilayah Kota Jayapura.
Pokok-pokok materi yang dijelaskan meliputi:
Identifikasi dan Klasifikasi Satuan PAUD:
Dinas telah melakukan pendataan dan pengelompokan satuan PAUD berdasarkan tingkat kesiapan akreditasi dan status kepemilikan (negeri/swasta), untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran.
Program Penguatan Manajemen Lembaga PAUD:
Dinas mengadakan pelatihan bagi kepala satuan PAUD dan pengelola yayasan tentang manajemen kelembagaan, tata kelola berbasis mutu, dan prinsip pengelolaan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan orang tua.
Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Akreditasi:
Dinas memberikan bimbingan teknis intensif dalam penyusunan dokumen-dokumen penting seperti Evaluasi Diri Satuan PAUD (EDS-PAUD), Rencana Pengembangan Satuan Pendidikan (RPSP), dan portofolio pembelajaran.
Fasilitasi Sarana dan Prasarana Minimum:
Pemerintah kota juga mendukung pemenuhan standar sarana dan prasarana minimum melalui program bantuan operasional daerah dan kerjasama lintas sektor.
Pendekatan Kolaboratif dengan BAN-PDM dan Bunda PAUD Kota:
Dalam pelaksanaannya, Dinas bekerja sama dengan BAN-PDM Provinsi dan Tim Bunda PAUD Kota Jayapura untuk menguatkan advokasi pentingnya akreditasi sebagai bagian dari penjaminan mutu pendidikan usia dini.
Paparan ini menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kota Jayapura berkomitmen penuh untuk menjadikan seluruh satuan PAUD di wilayahnya terakreditasi dengan mutu optimal, serta membangun budaya mutu yang berkelanjutan mulai dari usia dini.
Setelah sesi diskusi tersebut, peserta rapat memasuki waktu istirahat dan makan siang pada pukul 11.45 – 13.00 WIT.
Rapat dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 – 14.00 WIT dengan sesi Persiapan Kegiatan Kemitraan, yang disampaikan oleh Sekretaris BAN-PDM Papua, Veronika U Indiastuti, S.Pd.,M.Pd. Dalam sesi ini dibahas langkah-langkah strategis dalam menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga dan dinas terkait dalam upaya menyukseskan program akreditasi.
Kemudian, pada pukul 14.00 – 15.00 WIT, dilanjutkan dengan sesi Persiapan Pelaksanaan Akreditasi PAUD dan DASMEN, juga oleh Ibu Veronika U Indiastuti, S.Pd.,M.Pd., yang menjelaskan rencana teknis pelaksanaan akreditasi, penjadwalan visitasi, pembagian wilayah tugas asesor, serta koordinasi teknis lainnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan acara penutupan pada pukul 15.00 – 15.30 WIT, yang diawali dengan doa, kemudian ditutup dengan arahan dari Ketua BAN-PDM Provinsi Papua, Ibu Siti Amanah, S.E., M.Si., serta sambutan akhir oleh Magdalena Salea Sappe, S.E., M.M. selaku Kapokja PAUD BAN-PDM Papua.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan akreditasi pendidikan di Provinsi Papua dapat membangun sinergi dan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu satuan PAUD dan pendidikan dasar serta menengah di daerah.
Share This News